Sebulan di Kampung Inggris
Yap, ini pengalaman gw berada di Kampung Inggris, dari belajarnya, gaya hidupnya, sampai cara berak dengan waktu singkat pun gw belajar di Kampung Inggris ini. Yap, untuk yang belum tau Kampung Inggris ini, gw kasih tau kalo Kampung Inggris ini letaknya ya di Inggris, masa di Zimbabwe. Canda Zimbabwe, eh ini mulai serius... 😒.
Jadi, Kampung Inggris itu letaknya di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara, Asia, Dunia, Alam Semesta. Detail kan gw kasih lokasinya. Nah, di Kampung Inggris ini gw belajar bahasa inggris, mulai dari Grammar, Speaking, Listening, dan masih banyak lagi. Gw disana selama sebulan. Gw sebenarnya pengen 2 tahun disana, tapi waktu tidak mengizinkan diriku yang imut ini. Gw disana berangkatnya dari rumah grandma gw. Kebetulan grandma gw tinggalnya di Kediri juga, cuman beda kecamatan. Ya, walaupun jaraknya sekitar 40 KM. Butuh satu seperempat liter pertalite dari rumah grandma gw ke Kampung Inggris ini. Ya, pertama kalinya disana gw belajar ngekos alias tidur sendiri dan gak ada yang ngelonin. Disana gw belajar mandiri (bukan mandi sendiri ya jingan...).
Ya, kesan pertama gw disana sih sebenernya biasa aja ya, karena di pare ini gak beda jauh suasananya dengan rumah grandma gw. Jadi, gw dengan mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Pembelajarannya juga seru dan juga mungkin ini sebagai obat kangen gw untuk belajar secara offline. Sudah setaun gw kuliah online, jadi ya sekalinya offline langsung kegirangan gitu kek Tante Girang.
Lingkungannya asri dan kalo malam cuacanya dingin. Terdapat banyak Coffeeshop disana, dari yang murah sampai yang mahal. Walaupun gw jarang ke coffeeshop karena gw gak terlalu suka keramaian. Makanannya juga beragam disana dan murah-murah. Yang jadi masalah disini ialah saking murahnya, terkadang temen gw khilaf dan beli sebanyak-banyaknya barang yang mungkin mereka gak terlalu butuh tapi ya karena harganya murah jadi langsung sikat aja. Pengajarnya pun masih muda, fresh, bergairah dan ganteng-ganteng (sekali lagi gw masih normal, masih suka wanita, gasuka main pedang-pedangan). Jadi, belajar di Kampung Inggris ini membuat pelajaran bahasa Inggris lebih mudah dipahami bagi pemula seperti gw.
Ya, cuman segini yang dapat gw sampaikan. Semoga dengan membaca ini kalian terhibur dan lebih semangat untuk menuntut ilmu, walaupun ilmu gak bersalah. Sekian dari gw, Thanks....!!!!!!!
Pintar nulis ya kau rim hehehe
BalasHapusHEEHE.........
Hapus